Skip to main content

5 Cara efektif Mempertahankan fokus dan Antusias Peserta Didik Nonton Bareng Film Pendidikan Sampai Akhir


Pernahkah Bapak/Ibu ngajak peserta didiknya nonton bareng (nobar) film pendidikan atau sejenisnya?

Anak-anak begitu antusias bukan?

Saya juga beberapa kali ngajak anak-anak SD kelas tinggi (kelas 5) nonton bareng.

Awal-awalnya mereka begitu bersemangat. Namun lama kelamaan fokus dan antusias mereka semakin berkurang. Paling lama hanya bisa bertahan 15 - 20 menit awal. Selebihnya mereka gerasah-gerusuh.

Pengalaman beberapa kali sebelumnya, memberikan saya antisipasi.

Seperti saat saya ngajak mereka nonton bareng film "Perang Banjar" kemarin. Sebuah film pendidikan menceritakan sejarah kerajaan Banjar di Kalimantan Selatan.

Kenapa saya ngajak nonton bareng film ini?

  1. Mengisi awal semester yang belum maksimal belajar. Ibarat mesin yang belum panas, dengan nonton bareng saya harapkan memantik kembali rasa kebersamaan mereka.
  2. Nonton film adalah aktivitas yang sangat menarik antusias bagi anak-anak.
  3. Film ini baru rilis yang baru dibuat oleh Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.
  4. "Sekalian menyelam minum air". Sambil nonton sekalian belajar mengenal sejarah Banjar.

Apa yang saya lakukan agar aktivitas nobar berjalan lancar, fokus dan antusias tetap terjaga sampai akhir acara?

Jika bapak/ibu ingin melakukan nobar peserta didiknya, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar aktivitas tersebut berjalan maksimal dan lancar.

1. Atur tempat duduk


Awal-awal sebelum nobar, pengaturan posisi, tempat duduk sangat penting. Karena hal sepele ini sangat mempengaruhi jalannya nobar.

Bayangkan saja jika tempat duduk kurang tertata, maka saat jalannya nobar ada saja peserta didik yang pindah ke sana kemari. Alhasil mengganggu rekan yang lainkan?

Kasus saya kemarin, karena sekolah kami tidak punya LCD maka solusinya nonton di laptop.

Saya atur sebagian duduk di lantai dekat laptop, sebagian duduk di kursi yang duduk di belakang.

NB: usahakan semua duduk, jangan ada yang berdiri. Karena jika nonton film sampai 1 jam, tentu nanti dia kecapean berdiri. 


2. Siapkan tampilan dan sound yang jelas

Anda pasti bisa menangkap maksud saya "tampilan yang jelas..".

Ya, benar... Seperti halnya nonton di bioskop, di ruang tertutup, layar lebar.. Maka akan mempengaruhi suasa yang menonton.

Begitu juga jika ingin nobar dengan peserta didik.

Jika ada sumber daya seperti LCD, tentu akan sangat membantu. Namun jika tidak memiliki seperti sekolah saya, jalan terakhir memperjelas suara soundnya.

Kesalahan saya yang telah lalu ngajak nonton di laptop, ternyata suara di laptop tidak terdengar dengan jelas.

Kondisi ini sangat mengganggu jalanya nobar. Oleh karena itu siapkan sound output tambahan.

Suara yang jelas mmepengaruhi tingkat fokus sampai 80%.

3. Stop di tengah

Saat jalannya nobar akan sampai pada satu titik, dimana fokus dan antusias anak-anak mulai menurun.

Anak-anak mulai ada yang gelisah gak mau duduk, bercerita dengan temannya, bahkan ada yang mencoba berjalan ke sana-kemari.

Untuk mengatasinya, tahan (pause) dulu filmnya.

Ingatkan kembali, ajukan kesepakatan dengan beri pertanyaan, misalnya:

"Apakah nontonnya mau dilanjutkan?".

"Jika masih mau dilanjutkan, syaratnya duduknya harus rapi, dan bersedia memperhatikan filmnya sampai akhir. Karena akan berkaitan dengan tugas yang akan Bapak berikan di akhir film ini".

Selain itu..

Anda juga bisa mengajukan tawaran istirahat beberapa saat. Tawaran ini Anda ajukan jika nobar sudah mencapai waktu 45 menit.

Memberi jeda beberapa saat memberi dampak signifikan meningkatkan fokus dan antusias mereka.

4. Dampingi

Cara berikutnya membantu Anda meningkatkan dan mempertahankan fokus dan antusias anak didik Anda adalah dengan pendampingan.

Karena keberadaan kita saat nobar mempengaruhi mereka segan melakukan hal-hal di luar tujuan nobar.

Posisi terbaik kita sebagai pendamping menurut saya adalah di samping anak-anak.

Tujuannya agar mudah menjelaskan beberapa hal yang perlu kita jelaskan saat jalannya nobar.

Dengan posisi di samping, anak-anak tidak jauh melirik Anda saat Anda menjelaskan.

Berbeda halnya jika posisi kita di belakang. Terlalu jauh kepala mereka memutar melihat anda ke belakang. Sehingga akan banyak adegan, teks film yang terlewati oleh mereka.

5. Beri tugas

Seperti yang saya katakan di point 4, bahwa akan ada tugas yang akan diakhir film. Tujuannya untuk refleksi dari aktivitas nobar mereka.

Jika peserta didik mendengar kata "tugas", akan sangat mempengaruhi psikologi mereka agar memperhatikan film tersebut.

Jika Anda ingin memberi tugas nobar, berikut yang bisa Anda lakukan.
  1. Kaitkan dengan pelajaran Bahasa Indonesia. Misalnya, mintalah tentukan unsur intrinsik dari film tersebut. Mulai dari judul, tokoh, penokohan, alur, latar, amanat.
  2. Lebih mantap lagi mintalah ceritakan kembali secara singkat melalui tulisan, film yang sudah mereka tonton.

Penutup

Nonton bareng adalah aktivitas menyenangkan. Namun jika tidak disetting dengan benar, maka aktivitasnya juga tidak akan maksimal.

Demikian 5 cara yang bisa saya sajikan. Jika ada cara lain selain di atas, silahkan tambahkan di kolom komentar.

Sekian, semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar