Skip to main content

ACH #2: 9 Alasan Bagi Guru Menjadikan Jogja Sebagai Destinasi Wisata


Selamat jumpa lagi dengan ACH (Analisis Catatan Harian). Kali ini saya akan membahas hasil review liburan bersama guru-guru satu sekolah tempat saya mengajar, yang mana Jogjakarta sebagai destinasi wisata kami pada tanggal 22-26 Desember 2016 yang lalu.

Bulan Desember adalah bulan liburan panjang kedua sesudah libur Ramadhan bagi sekolah. Selain libur semester pertama, di bulan Desember ini juga berbarengan dengan Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Sehingga lamanya libur mencapai lebih dari seminggu.

Kesempatan ini banyak yang memanfatkan untuk berwisata. Namun tidak sedikit juga yang bingung menentukan destinasi wisata mereka. Bagi Anda yang bingung mencari tujuan destinasi wisata, berikut saya sajikan 9 alasan Jogja sebagai destinasi wisata Anda.

1. Wisata belajar - belajar wisata

Wisata belajar

"Sambil menyelam minum air". Seperti itulah kira-kira peribahasa yang pas apabila Anda berwisata ke Jogja. Karena selain berwisata, Anda akan banyak mendapat pelajaran secara langsung dengan mengunjungi situs-situs sejarah.

Jogja bagai museum dunia yang menyimpan banyak situs sejarah. Di antaranya seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Sewu, dan masih banyak lagi.

Bukankah tidak hanya murid yang perlu belajar, guru pun perlu belajar juga bukan? Dan pembelajaran terbaik adalah dengan melihat langsung. Karena selama ini kita hanya melihatnya hanya melalui buku. Jadi dengan begitu, selain berwisata, Anda juga akan belajar.

Belajar wisata

Saya kagum dengan Jogja, karena walaupun separo lebih Jogja terdiri dari pedesaan, namun dapat mereka olah menjadi tempat wisata. Contohnya saja Kalibiru yang sekarang lagi ngetren.

Tempat tersebut sebenarnya hanya dikelola oleh Kelompok Tani di desa tersebut. Namun sekarang mereka sulap menjadi tempat yang memiliki daya jual dan menjadi tujuan wisata.

Semestinya kita juga bisa berpikir kreatif, mengolah sumber daya terpendam daerah kita juga. Dengan Anda berwisata ke Jogja, semoga para pembaca postingan saya ini terbuka pikiran nya untuk memanfaatkan sumberdaya di daerah kita masing-masing.

2. Jogja kota pelajar

Kita semua tahu bahwa Jogjakarta mendapat julukan sebagai Kota Pelajar. Karena Jogja adalah pusatnya para pelajar menuntut ilmu. Sebut saja perguruan tinggi terkenal seperti UGM (Universitas Gajah Mada).

Selain itu masyarakat Jogja sangat menghargai pendidikan. Nah kondisi inilah semestinya menjadi contoh bagi kita semua.

Saya berharap kota pelajar bukan hanya untuk Jogja, tetapi bermunculan kota-kota pelajar lainnya di Indonesia.

3. Lalu lintas padat hanya saat musim liburan

Walaupun Jogja adalah kota besar dan menjadi destinasi wisat dunia, namun tidak serta merta menjadikan kota Jogja sebagai kota macet seperti Jakarta. Hanya saja Jogja juga tetap bisa macet hanya pada saat-saat tertentu, seperti Hari Raya Natal, Tahun Baru, mudik lebaran.

Kebetulan Kami memilih waktu liburan pada tanggal 22-26 Desember 2016, karena hanya tinggal tanggal tersebut tiket pesawat termurah. Padahal kami sudah membooking pesawat lebih dari 1 bulan yang lalu.

Karena bertepatan dengan Hari Natal, jalan di perkotaan cukup padat. Tempat-tempat wisata dan pusat perbelanjaaan ramai dikunjungi wisatawan baik dari dalam maupun luar Jogja.

Saya sarankan apabila Anda ingin berliburan, baik perorangan maupun bersama-saama, ada baiknya jangan bertepatan saat Hari Natal, tahun baru, dan hari mudik. Sehingga perjalanan wisata Anda di Jogja lebih lancar. Selain itu rencanakan wisata Anda jauh-jauh hari, membooking tiket pesawat kalau bisa 2-3 bulan lebih dulu. Sehingga dapat tiket pesawat termurah.

4. Suhunya Jogja tidak panas

Suhu di kota Jogja bisa dibilang tidak panas. Dari pengamatan saya, Kota Jogja masih memiliki banyak pepohonan, dan masyarakatnya sangat memelihara lingkungan. Sehingga Kota Jogja lebih adem daripada kota-kota besar lain di Indonesia.

Saat di jogja kami tinggal di rumah salah satu rekan kerja kami. Tepatnya daerah Bantul, Parangtritis. Rumah yang kami tinggali bentuk bangunannya masih asli dan asri. Hal itu tergambar dari bentuk rumah khas Jawa yaitu rumah Joglo, beratap genteng, halaman luas, dan banyak pepohonan. Setiap pagi mendengar suara burung, bahkan magrib dan malam masih bisa mendengar suara khas binatang-binatang malam.

Di dalam rumah tersebut tidak terasa panas sama sekali, padahal dindingnya sudah beton. Mungkin karena banyak pepohonan dan atap nya terbuat dari genteng.

Jadi cobalah Anda cari lokasi penginapan yang ada di daerah pedesaan. Karena saat ini di Jogja sudah banyak menyediakan wisata desa lengkap dengan fasilitas penginapan. Rasakan sensasinya suasana desa yang asri.

5. Kota yang bersih dan rapi

"Kota adalah cerminan masyarakatnya". Ya, Kota Jogja sangat bersih dan rapi, karena masyarakatnya sudah sadar betul akan kebersihan dan kerapian.

Apabila Anda menilik pinggir jalan, gang, halaman, pusat keramaian, sampai sungai pun hampir tidak menemukan sampah. Kalaupun ada, saya yakin itu karena pengunjung yang membuang sampah sembarangan.

Sungguh pengalaman luar biasa yang kami dapatkan selama 5 hari berada di Jogja. Walaupun di kampung, namun sensasi bersih, rapi, bersahaja, santun, pokoknya adat ketimuran akan Anda dapatkan di sini.

Saya perhatikan, orang Jogja walau pun rumah sederhana namun sangat menjaga kebersihan. Itu tercermin setiap pagi baik laki-laki maupun perempuan membersihkan halaman dari sampah daun, karena di halaman mereka banyak pohon-pohon. Selain itu sangat jarang saya menemukan sampah bertebaran di di pinggir jalan atau halaman rumah.

Namun yang disayangkan walaupun mereka sangat menjaga kebersihan dan kerapian, masih ada beberapa rumah ynag masih memakai kebiasaan lama, yaitu di dalam rumah memakai sendal. Jadi melepas sendal hanya sat mau naik ke ranjang.

6. Wisata desa

Anda pengen mencari suasana desa yang rapi, indah, banyak persawahan, sungai bersih, orang-orang yang ramah, kota yang tidak terlalu padat akan lalu lintas, suhu  tidak panas? Anda tidak salah pilih menjadikan Jogja sebagai destinasi wisata Anda.

Ya, Jogja bisa disebut destinasi wisata desa. Karena Anda akan banyak menemui persawahan, rumah rumah sederhana, joglo bentuk bangunan khas jawa, beratapkan genteng, ada binatang ternak, dan lain lain. Semakin menegaskan seperti ke kembali ke kampung halaman.

7. Banyak tujuan wisata

Anda tidak salah pilih menjadikan Jogja sebagai destinasi wisata, karena Jogja memiliki banyak tujuan wisata, diantaranya:

Candi Borobudur

Candi megah yang saya jamin Anda akan terkagum-kagum melihatnya. Bagaimana bisa orang zaman dahulu bisa membuat bangunan yang ukurannya sangat akurat, dibuat dari batu, ditambah ukiran yang memiliki nilai artistik sangat tinggi.

Candi Prambanan

Begitu Anda melihatnya saya yakin Anda akan langsung bertanya, bagaimana bisa membuatnya 999 buah candi hanya dalam 1 malam? Walaupun sekarang kenyataannya hanya tinggal beberapa candi yang berdiri, sisanya menjadi tumpukan. Konon katanya karena hancur oleh gempa.

Keraton

Anda akan melihat langsung suasana di dalam keraton dan Abdi Dalem. Selain itu ada juga penampilan live wayang kulit, serta museum yang utamanya foto foto karya Raden Saleh yang sudah mendunia.

Gembiraloka Zoo

Sebuah kebun binatang yang menyuguhkan seperti di hutan hutan beneran, banyak pepohonan, penataan yang bagus, ada danau buatan sendiri yang di dalamnya ada atraksi speedboat.Sebuah kebun binatang yang menyuguhkan seperti di hutan hutan beneran, banyak pepohonan, penataan yang bagus, ada danau buatan sendiri yang di dalamnya ada atraksi speedboat.

Pusat pembuatan bakpia Pathok 25

Anda akan melihat langsung cara pembuatan dan bakpia dengan rasa yang beraneka macam. Mulai yang kering, basah, dan yang masih panas sekalipun ada. Untuk kualitas tidak diragukan lagi, ketahanannnya sampai 1 minggu lebih.

Malioboro

Salah satu wisata malam yang tidak akan terlupakan. Mulai dari orang berjualan pakaian super murah, ada kereta andong, beca dan pengamen yang gak akan membuat anda beranjak dari tempat duduk anda untuk menikmati musik kreatif mereka.

Pasar Biringharjo

Pusat perbelanjaan paling murah mulai dari baju, pakaian adat, pakaian pengenten, assesoris, dan lain-lain.

Pantai Parangtritis

Pantai indah dan luas yang sudah mendunia.

Kali biru

Tempat pemandangan yang ada di puncak gunung, yang pemandangan di bawahnya danau dan hutan hutan. Tempat ini biasa dijadikan tempat foto yang sangat keren di atas sebuah pohon.

Embung

Yaitu puncak gunung yang menyajikan pemandangan eksotis. Saat tertentu, awan akan menyelemitu gunung tersebut, dan anda bisa seperti di atas awan.

8. Biaya makan dan cenderamata murah

Bagi anda yang kantong pas-pasan jangan risau. Kalau Anda tergolong suka makanan lesehan, di sana banyak angkringan-angkringan di pinggir jalan. biaya makan di sana murah-murah sekitar 10.000-15.000an, bahkan kurang dari itu juga ada.

Sedangkan cenderamata, Anda tidak perlu pusing memikirkan. Kalau masuk Candi Prambanan sama Borobudur, baju saja ada yang jual 100ribu untuk 7 lembar baju. Yah dengan kualitas baju juga sesuai harga sih. Namun Anda jangan khawatir, masih banyak kok baju murah-murah dengan kualitas bagus dengan model gambar yang gak kalah keren seperti di Distro. Berita baiknya harga yang ditawarkan pun miring, antara 20.000 sampai 30.000.

Untuk nyari pernak-pernik, Anda gak usah mikirkan harus merogoh gocek dalam-dalam. Anda akan menemukan banyak sekali penjual barang-barang di tempat-tempat wisata Jogja, seperti di Candi Prambanan, Candi Borobudur, Malioboro, Biringharjo. Mulai dari gantungan kunci khas Jogja, assesoris, pajangan dan lain-lain. Semuanya harga miring.

9. Orangnya ramah-ramah

Satu hal yang menjadi pembeda dari daerah lain yang pernah saya kunjungi adalah orang Jogja memiliki karakter yang sangat ramah dan santun. Walaupun tidak kenal, mereka tetap menegur, dengan cara menganggukkan kepalanya, khususnya orang-orang di daerah pedesaan yang saya temui. Tata bicaranya sopan, santun, ramah, rendah hati dan pelan-pelan.

Kota Jogja adalah kota yang adem, nyaman, bersih, rapi dan ramah. Berkunjunglah ke Jogjakarta, liburan bersama- sama dengan keluarga atau teman-teman.

Jangan pikirkan besarnya biaya, dengan berlibur bersama-sama ke Jogja, rasakan pengalaman yang menyenangkan yang lebih besar yang akan Anda dapatkan. Rasa puas akan terbayar, Anda akan mendapatkan lebih dari biaya yang Anda keluarkan.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar