Skip to main content

Cara Mudah Menyiasati Perangkat Mengajar Tanpa Print Out


Guru adalah pekerjaan yang berhubungan erat dengan perangkat mengajar. Diantaranya adalah RPP, Silabus, Prota, Prosem, Analisis Mengajar dan lain-lain.

Kenyataan di lapangan, masih banyak guru yang tidak bisa memenuhi kelengkapan administrasi tersebut.

Permasalahan utama adalah biaya cukup besar untuk memprint out di tempat pengetikan. Kalau dihitung kurang lebih Rp.500ribu per semester per orang.

Bisa dibayangkan kalau di sekolah terdapat 10 orang guru saja, jadi berapa dana yang mesti dikeluarkan?

Namun di sisi lain guru sangat memerlukan perangkat mengajar tersebut. Selain membuat mengajar lebih terarah dan lebih memudahakan mengajar, perangkat mengajar menjadi kewajiban oleh setiap guru.

Berdasarkan permasalahan di atas, solusi yang bisa saya sarankan adalah memasukan perangkat mengajar tersebut ke dalam android baik handpone maupun ipad, berikut alasannya :
  1. Mudah dibawa ke mana saja
  2. Bisa membuka file micorsoftword dan excel
  3. Mudah mengakses file
  4. Ramah lingkungan
  5. Irit tempat
  6. Mengurangi biaya karena tidak perlu print out

Ada kelebihan bukan tanpa kendala, yaitu bagaimana masalah tanda tangan dan stempel? Solusinya:
  1. Berkaitan dengan tandan tanga guru dan kepsek, solusinya dengan cara menscan dan dikerjakan di akhir semester. Untuk tanda tangan Kepala Sekolah tentunya mesti persetujuan beliau dulu, dengan memperlihatkan perangkat mengajar kepada beliau untuk diperiksa.
  2. Sudah disetujui Kepala Sekolah? sisipkan hasil scan tadi ke dalam perangkat mengajar tersebut.

Bagaimana, mudahkan bukan? Apabila Bapak/Ibu memutuskan cara di atas, berikut saya sajikan 2 cara yang digunakan dalam menyajikannya :

A. Cara Online

1. Kelebihan dan kekurangan menggunakan cara online

Kelebihan dengan  cara online antaranya:
  1. Penyimpanan aman, walaupun HP, laptop/komputer yang dipakai rusak.
  2. Bisa mengakses dari HP, Laptop/komputer di mana saja asal ada aplikasi cloud storadge serta jaringan internet.
  3. Mudah mensinkron file antara HP maupun laptop/komputer.
  4. Ramah lingkungan.
  5. Mengurangi beban bawaan, cukup bawa HP saja saat mengajar.
  6. Mudah mengarsipkan semua dokumen.

Kekurangannya cara ini harus terkoneksi intenet. Namun menurut saya internet sudah menjadi hal yang mudah diakses terlebih di daerah perkotaan. Bahkan paket internet sudah ada yang murah meriah.

2. Penyajian File Perangkat Mengajar dengan Cara Penyimpanan Awan (Cloud Storadge)

Penyimpanan awan (cloud storadge) adalah suatu sistem pemindahan dan penyimpanan dokumen secara online. Baik brupa file microsof word atau exel, foto, vidio dan lain-lain.

Berikut  8 cloud storadge terbaik yang bisa menjadi referensi:

Amazon Cloud Drive
Buat yang suka Unlimited.

Onedrive
Buat pengguna layanan Microsoft.

Copy
Untuk Pengguna Chromecast.

Google Drive
Untuk Pengguna Android.

Dropbox
Alternatif Terbaik.

Box
Untuk yang suka simple.

MediaFire
Untuk Berbagi File Kecil.

Mega
Untuk yang Benar-benar Gratis.

3. Tehnik Menggunakan Cloud Storade

Tehnik menggunakan cloud storadge sebagai berikut.
  1. Racang dulu semua perangkat pembelajaran selama 1 semester ke depan melalui laptop/Komputer.
  2. Apabila sebelumnya sudah memiliki file nya, berarti tinggal perbaharui data saja seperti mengganti tahun ajaran, nama kelas, dan lain-lain.
  3. Sinkronkan HP dan Laptop/komputer dengan mengkoneksikan dengan internet. File yang dikerjakaan di laptop/komputer tadi akan otomatis masuk ke HP.
  4. Mengajar cukup mengakses file dengan membuka aplikasi Cloud Storadge di HP. Perangkat mengajar di HP pun bisa diedit, ditambahkan warna sebagi batas akhir mengajar, dan lain-lain.

Saya Memakai Google Drive agar mudah mengakses file di cloud storadge. Penjelasan saya ada selengkapnya di postingan sebelumnya, silahkan baca postingan saya sebelumnya di 10 Alasan Setiap Guru Mesti Memasang Google Drive.

B. Cara Offline

1. Kekurangan dan kelebihan menggunakan cara online

Kekurangan dengan cara online diantaranya:

Lebih repot

Apabila setelah mengedit di salah satu perangkat baik HP atau Laptop/komputer. Karena kita ingin satu data yang sama antara di HP dan di Laptop/komputer. Nah kalau begitu file tersebut di copy dulu dan dipindah lagi ke salah satunya tadi agar tidak terjadi file ganda.

Cukup ribet

Karena terlalu banyak peralatan dan memakan banyak waktu untuk memindahkan file dari HP ke laptop/komputer atau sebaliknya.

Rentan keamanan

Apabila terkena virus, karena apabila sebelumnya tidak diback up maka file akan hilang.

Kelebihan cara offline tidak memakai koneksi internet. Walaupun di daerah terpencil tanpa ada koneksi internet, tetap bisa memindahkan file dari laptop/komputer ke HP maupun sebaliknya.

2. Flashdisc OTG dan Kabal Data

Flashdisc OTG dan kabal data adalah contoh cara offline. Alat ini yang diperlukan untuk memindahkan file dari laptop/komputer ke HP atau sebaliknya.

Flashdisc OTG adalah alat penyimpan data yang memiliki 2 fungsi, yaitu bisa memindahkan file baik di laptop/komputer maupun lewat HP. Karena bentuk flashdisc ini memiliki 2 bentuk USB yang berbeda pada ujungnya, yaitu ujung pertama untuk laptop/komputer dan satu ujungnya adalah untuk HP.

Kabel data adalah perangkat keras yang merupakan sarana sebagai penghubung antara ponsel dengan komputer. Seperti halnya kabel printer, penghubung printer dengan komputer sebagai sarana komunikasi antar dua perangkat keras.

3. Tehnik menggunakan

  1. Racang dulu semua perangkat pembelajaran selama 1 semester ke depan melalui laptop/Komputer.
  2. Apabila sebelumnya sudah memiliki file nya, berarti tinggal perbaharui data saja seperti mengganti tahun ajaran, nama kelas, dan lain-lain
  3. Pindahkan file di Laptop/Komputer baik menggunakan flashdisc OTG atau kabel data.
  4. Masukkan file ke HP dan simpan pilih lokasi penyiimpanan, boleh penyimpanan perangkat atau di kartu memori.
  5. Mengajar cukup buka file di di HP, caranya buka file manager, kemudian cari lokasi tempat penyimpanan file tersebut, setelah itu tingggal dibuka.

Penutup

Demikian cara sederhana saya menyiasati perangkat mengajar tanpa print out. Jadi tidak ada alasan lagi guru tidak siap/ tidak memiliki perangkat mengajar.

Sekian postingan sederhana saya, walaupun sederhana semoga bermanfaat besar bagi Bapak/ibu guru.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar